| Karet |
Kamis, Januari 19, 2012
Selasa, Januari 17, 2012
Doa Keluar Dari WC
غُفْرَانَكَ. اَلْحَمْدُلِلهِ
الَّذِيْ أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِيْ.
“Aku memohon
ampunanMu. Segala puji bagi Allah yang
telah menghilangkan bahaya daripadaku dan menyehatkan aku.”
Doa Ketika Akan Mandi
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ
لِيْ ذَنْبِيْ، وَوَسِّعْ لِيْ فِيْ دَارِيْ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ.
“Ya Allah,
ampunilah dosaku dan berilah kekuasaan di rumahku serta berkahilah rizkiku.”
Doa Masuk WC
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ
أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ.
“Dengan nama Allah, Ya Allah, sesungguhnya aku
berlindung dengan Engkau dari gangguan syaitan laki-laki dan syaitan perempuan.”
Doa di Pagi Hari
أَصْبَحْنَا
وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
“Telah berpagi-pagi kami dan telah berpagi-pagi
kerajaan bagi Allah Tuhan semesta alam.”
Doa Bangun Tidur
اَلْحَمْدُ لِلهِ
الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَا تَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ.
“Segala puji
bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepadaNya lah
tempat kembali.”
Kamis, Januari 05, 2012
Asal Nama Singapura
Ratusan tahun yang lalu hiduplah Sang
Nila Utama, Raja Sriwijaya. Pada suatu hari, ditemani beberapa pengawal
setianya, Raja pergi berlayar. Di
perjalanan angin topan datang. Para
pengawal mengusulkan agar Raja membatalkan niatnya.
Senin, Januari 02, 2012
Bujang Remalun
(Cerita Rakyat
Sumatera Selatan)
Di suatu desa ada seorang raja. Raja ini
mempunyai seorang putra bernama Bujang Remalun, yang sudah mempunyai tunangan
bernama Putri Kendun. Pada suatu hari Bujang Remalun ikut gotong-royong
memperbaiki balai desa. Akan tetapi malang, ia terjatuh dan meninggal dunia.
Kematian Bujang Remalun tanpa diketahui tunangannya sebab raja mengumumkan
kepada rakyatnya, siapa yang memberitahukan tentang kematian anaknya akan
dihukum.
Bambu Gading
(Cerita Rakyat
Sumatera Selatan)
Ada sebuah cerita Beteri dan Nenek.
Suatu hari Nenek mengajak Beteri pergi ke pulau untuk menggali ubi. Sesampai di
pulau. Beteri itu didudukkan oleh neneknya di atas batu besar, lalu nenek
berpesan, "Beteri, engkau jangan pergi ke mana-mana. Duduklah di sini,
nenek akan menggali ubi untuk makanan kita hari ini!"
Langganan:
Postingan (Atom)